TRAINING PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN JOGJA

DESKRIPSI PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan keberlanjutan sektor pertanian. Selama ini, banyak hasil pertanian dijual dalam bentuk segar dengan harga yang fluktuatif dan cenderung rendah, terutama pada saat panen raya. Tanpa keterampilan pengolahan yang memadai, petani dan pelaku usaha pertanian berisiko mengalami kerugian akibat produk yang mudah rusak, umur simpan yang pendek, serta keterbatasan akses pasar. Melalui Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai berbagai teknik pengolahan, mulai dari penanganan pascapanen, sortasi, pengemasan, hingga pengolahan menjadi produk bernilai tambah seperti makanan olahan, produk setengah jadi, dan produk siap konsumsi.

Pelatihan ini juga memberikan pemahaman tentang standar mutu, keamanan pangan, dan sanitasi, sehingga produk yang dihasilkan lebih aman, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain aspek teknis, peserta dikenalkan pada perhitungan biaya produksi, pengemasan menarik, dan strategi pemasaran sederhana yang dapat meningkatkan nilai jual produk. Dari sisi ekonomi, pengolahan hasil pertanian mampu membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat desa. Sementara dari sisi sosial, pelatihan ini mendorong kemandirian dan penguatan ekonomi lokal berbasis potensi komoditas unggulan daerah. Dengan mengikuti Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian, pelaku pertanian tidak hanya menjadi produsen bahan baku, tetapi juga pelaku agroindustri yang mampu mengelola hasil panen secara lebih efisien, inovatif, dan berkelanjutan.

TRAINING PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN JOGJA

TUJUAN DAN MANFAAT PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

TUJUAN PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

  1. Memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya pengolahan hasil pertanian untuk meningkatkan nilai tambah produk.
  2. Meningkatkan keterampilan peserta dalam melakukan penanganan pascapanen dan pengolahan hasil pertanian secara tepat.
  3. Membekali peserta dengan pengetahuan tentang teknik pengolahan, pengemasan, dan penyimpanan produk pertanian.
  4. Mengajarkan penerapan standar mutu, sanitasi, dan keamanan pangan.
  5. Mendorong pengembangan produk olahan berbasis komoditas lokal.
  6. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kreativitas dalam mengolah hasil pertanian.
  7. Mendukung penguatan ekonomi lokal dan pengurangan kehilangan hasil (losses).

MANFAAT PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

  1. Meningkatkan nilai jual dan daya saing produk pertanian.
  2. Memperpanjang umur simpan hasil pertanian dan mengurangi kerusakan pascapanen.
  3. Membuka peluang usaha dan lapangan kerja di sektor agroindustri.
  4. Meningkatkan pendapatan petani, kelompok tani, dan pelaku UMKM.
  5. Menghasilkan produk olahan yang lebih berkualitas, aman, dan sesuai kebutuhan pasar.
  6. Memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
  7. Meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial peserta dalam usaha pengolahan hasil pertanian.

MATERI PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

  1. Pengantar Pengolahan Hasil Pertanian

    • Peran pengolahan dalam meningkatkan nilai tambah
    • Tantangan dan peluang pengolahan hasil pertanian
    • Konsep agroindustri dan agribisnis
  2. Penanganan Pascapanen

    • Panen dan waktu panen yang tepat
    • Sortasi, grading, dan pencucian
    • Penanganan untuk mengurangi kerusakan hasil
  3. Teknik Dasar Pengolahan Hasil Pertanian

    • Pengolahan hasil pangan segar
    • Pengolahan hasil setengah jadi
    • Pengolahan produk olahan siap konsumsi
  4. Pengolahan Berbasis Komoditas

    • Pengolahan hasil tanaman pangan
    • Pengolahan hasil hortikultura
    • Pengolahan hasil perkebunan
  5. Teknologi Pengawetan dan Penyimpanan

    • Pengeringan, pendinginan, dan pembekuan
    • Penggunaan bahan pengawet alami
    • Teknik penyimpanan yang aman dan efisien
  6. Pengemasan dan Pelabelan Produk

    • Jenis kemasan dan fungsinya
    • Teknik pengemasan yang menarik dan aman
    • Informasi label produk sesuai ketentuan
  7. Standar Mutu dan Keamanan Pangan

    • Prinsip sanitasi dan higiene
    • Pengenalan Good Manufacturing Practices (GMP)
    • Pengendalian mutu produk
  8. Perhitungan Biaya dan Analisis Usaha

    • Perhitungan biaya produksi
    • Penentuan harga jual
    • Analisis kelayakan usaha sederhana
  9. Pemasaran dan Pengembangan Produk

    • Strategi pemasaran produk olahan
    • Inovasi dan diversifikasi produk
    • Pengemasan sebagai nilai tambah
  10. Perizinan dan Legalitas Usaha

    • Pengenalan izin usaha pangan skala kecil
    • Sertifikasi dan standar produk
    • Branding dan hak kekayaan intelektual
  11. Praktik Lapangan

    • Praktik langsung pengolahan hasil pertanian
    • Simulasi pengemasan dan pelabelan
  12. Studi Kasus dan Diskusi

    • Contoh sukses pengolahan hasil pertanian
    • Diskusi permasalahan lapangan
  13. Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut

    • Evaluasi pemahaman peserta
    • Penyusunan rencana pengembangan usaha

PESERTA PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

  1. Petani Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan
    Petani yang ingin meningkatkan nilai tambah hasil panen dan mengurangi kerugian pascapanen.
  2. Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)
    Kelompok tani yang mengelola hasil panen bersama dan ingin mengembangkan unit pengolahan hasil pertanian.
  3. Pelaku UMKM dan Wirausaha Agroindustri
    Pelaku usaha kecil dan menengah yang bergerak di bidang pengolahan pangan dan produk berbasis hasil pertanian.
  4. Ibu Rumah Tangga dan Kelompok Wanita Tani (KWT)
    Kelompok yang berperan aktif dalam pengolahan pangan lokal dan pengembangan produk olahan skala rumah tangga.
  5. Pengelola BUMDes dan Unit Usaha Desa
    Pengelola usaha desa yang ingin mengembangkan potensi komoditas lokal menjadi produk bernilai ekonomi.
  6. Penyuluh Pertanian dan Pendamping UMKM
    Penyuluh dan pendamping yang bertugas membina petani dan pelaku usaha dalam pengolahan dan pemasaran hasil pertanian.
  7. Pengelola Koperasi Pertanian
    Koperasi yang menghimpun dan mengelola hasil panen anggota untuk meningkatkan daya saing dan nilai jual.
  8. Mahasiswa, Akademisi, dan Peneliti
    Pihak akademik yang membutuhkan pemahaman praktis pengolahan hasil pertanian sebagai penunjang pendidikan dan riset.
  9. Pelaku Industri Pangan Skala Kecil dan Menengah
    Pengusaha pangan lokal yang ingin meningkatkan mutu, kemasan, dan keamanan produk.
  10. Aparatur Desa dan Pengelola Program Ketahanan Pangan
    Perangkat desa dan pengelola program yang mengembangkan ekonomi lokal berbasis pengolahan hasil pertanian.

INSTRUKTUR/ TRAINER TRAINING PENGOLAHAN BERBASIS KOMODITAS JAKARTA

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

METODE TRAINING TEKNIK PENYIMPANAN BANDUNG

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

LOKASI TRAINING GOOD MANUFACTURING PRACTICES BALI

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

JADWAL TRAINING KURSUS AGRO TAHUN 2026

  • Januari : 20 – 21 Januari 2026
  • Februari : 24 – 25 Februari 2026
  • Maret : 05 – 06 Maret 2026
  • April : 23 – 24 April 2026
  • Mei : 19 – 20 Mei 2026
  • Juni : 23 – 24 Juni 2026
  • Juli : 23 – 24 Juli 2026
  • Agustus : 27 – 28 Agustus 2026
  • September : 15 – 16 September 2026
  • Oktober : 20 – 21 Oktober 2026
  • November : 17 – 18 November 2026
  • Desember : 15 – 16 Desember 2026

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

INVESTASI TRAINING GOOD MANUFACTURING PRACTICES ONLINE TAHUN INI :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group

(Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page