TRAINING KEWIRAUSAHAAN PERTANIAN JOGJA

DESKRIPSI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PERTANIAN

Pelatihan Kewirausahaan Pertanian memiliki peran yang sangat strategis dalam mendorong modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Di tengah tantangan pertanian modern, seperti fluktuasi harga komoditas, perubahan iklim, dan persaingan pasar, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk menjamin keberhasilan usaha tani. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan kewirausahaan yang lengkap, mulai dari pengelolaan usaha, perencanaan produksi, hingga strategi pemasaran dan branding produk pertanian. Peserta akan belajar bagaimana mengidentifikasi peluang bisnis di sektor pertanian, mengelola risiko usaha, serta mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk mencapai keuntungan yang maksimal.

Selain itu, pelatihan menekankan pengembangan soft skills, termasuk kepemimpinan, komunikasi efektif, negosiasi, dan kemampuan mengambil keputusan strategis, sehingga petani atau pelaku agribisnis dapat menjalankan usaha secara profesional dan berkelanjutan. Peserta juga akan dikenalkan pada konsep agribisnis modern, digitalisasi pertanian, dan inovasi produk, sehingga mereka mampu bersaing di pasar lokal maupun global. Dengan keterampilan kewirausahaan yang matang, petani dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, memperluas jaringan pasar, dan membangun usaha yang tahan terhadap tantangan ekonomi dan lingkungan. Pelatihan Kewirausahaan Pertanian tidak hanya bertujuan mencetak petani sebagai produsen, tetapi juga sebagai entrepreneur yang mandiri, inovatif, dan mampu berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pedesaan dan pembangunan sektor pertanian secara keseluruhan.

TRAINING KEWIRAUSAHAAN PERTANIAN JOGJA

TUJUAN DAN MANFAAT PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PERTANIAN

TUJUAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PERTANIAN

  1. Membekali peserta dengan keterampilan kewirausahaan untuk mengelola usaha pertanian secara profesional.
  2. Meningkatkan kemampuan peserta dalam perencanaan produksi, manajemen sumber daya, dan pengelolaan risiko usaha tani.
  3. Mengembangkan kemampuan identifikasi peluang bisnis, inovasi produk, dan strategi pemasaran hasil pertanian.
  4. Melatih peserta dalam pengambilan keputusan strategis, komunikasi efektif, dan kepemimpinan usaha pertanian.
  5. Mendorong penerapan konsep agribisnis modern, digitalisasi pertanian, dan praktik pertanian berkelanjutan.
  6. Membantu petani dan pelaku agribisnis menjadi entrepreneur yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
  7. Memperluas jejaring kerja peserta dengan pelaku agribisnis, penyuluh, dan komunitas pertanian untuk kolaborasi usaha.

MANFAAT PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PERTANIAN

  1. Peserta mampu mengelola usaha pertanian dengan lebih profesional, efisien, dan produktif.
  2. Nilai tambah produk pertanian meningkat melalui inovasi, diversifikasi, dan branding.
  3. Kemampuan pemasaran dan akses pasar menjadi lebih optimal, baik lokal maupun global.
  4. Petani dan pelaku agribisnis lebih siap menghadapi tantangan ekonomi, iklim, dan persaingan pasar.
  5. Peningkatan kemandirian, kreativitas, dan kemampuan inovatif peserta dalam mengembangkan usaha pertanian.
  6. Produktivitas, kualitas hasil pertanian, dan profitabilitas usaha meningkat secara signifikan.
  7. Peserta membangun jejaring kerja dan kolaborasi yang mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha pertanian.

MATERI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PERTANIAN

  1. Pengantar Kewirausahaan Pertanian

    • Definisi dan konsep kewirausahaan di sektor pertanian
    • Peran wirausaha pertanian dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani
    • Tantangan dan peluang usaha pertanian modern
  2. Pengenalan Agribisnis dan Model Usaha Tani

    • Prinsip dasar agribisnis dan rantai nilai pertanian
    • Model bisnis pertanian skala kecil, menengah, dan industri
    • Analisis peluang pasar dan potensi komoditas
  3. Perencanaan dan Manajemen Usaha Pertanian

    • Penyusunan rencana usaha tani (business plan)
    • Pengelolaan sumber daya, biaya, dan modal usaha
    • Manajemen produksi, stok, dan distribusi
  4. Inovasi Produk dan Diversifikasi Hasil Pertanian

    • Pengembangan produk olahan dan nilai tambah komoditas
    • Strategi diversifikasi untuk meningkatkan pendapatan
    • Branding dan packaging untuk meningkatkan daya saing
  5. Pemasaran dan Strategi Penjualan

    • Teknik pemasaran offline dan online (digital marketing pertanian)
    • Strategi penetrasi pasar lokal, regional, dan global
    • Negosiasi harga dan kemitraan dengan pelaku agribisnis
  6. Pengelolaan Risiko dan Keberlanjutan Usaha

    • Identifikasi risiko usaha: cuaca, hama, fluktuasi pasar
    • Strategi mitigasi risiko dan manajemen krisis
    • Praktik pertanian berkelanjutan untuk menjaga produktivitas jangka panjang
  7. Pemanfaatan Teknologi dan Digitalisasi Pertanian

    • Penerapan teknologi modern: drone, sensor, dan aplikasi pertanian
    • Digitalisasi manajemen usaha tani dan monitoring produksi
    • Integrasi inovasi teknologi untuk efisiensi dan profitabilitas
  8. Soft Skills dan Kepemimpinan Wirausaha

    • Kepemimpinan, komunikasi efektif, dan manajemen tim
    • Negosiasi, pengambilan keputusan strategis, dan problem solving
    • Motivasi diri dan pengembangan mindset entrepreneur
  9. Studi Kasus dan Simulasi Bisnis Pertanian

    • Analisis studi kasus sukses wirausaha pertanian
    • Simulasi pengelolaan usaha, pemasaran, dan manajemen risiko
    • Diskusi strategi inovatif untuk meningkatkan profitabilitas usaha
  10. Strategi Optimalisasi Kewirausahaan Pertanian

    • Integrasi manajemen, inovasi, pemasaran, dan teknologi
    • Perencanaan pengembangan usaha pertanian jangka panjang
    • Membangun jejaring kerja, kemitraan, dan kolaborasi bisnis

PESERTA PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PERTANIAN

  1. Petani Aktif dan Petani Muda
    Petani yang ingin meningkatkan kemampuan manajemen usaha, inovasi produk, dan strategi pemasaran untuk meningkatkan pendapatan dan daya saing hasil pertanian.
  2. Calon Wirausahawan Pertanian
    Generasi muda atau individu yang tertarik memulai bisnis di sektor pertanian, termasuk agribisnis, pengolahan hasil, dan pemasaran komoditas.
  3. Kelompok Tani dan Gapoktan
    Kelompok tani yang ingin mengembangkan kapasitas anggotanya dalam kewirausahaan, manajemen usaha, dan pemanfaatan peluang pasar.
  4. Penyuluh Pertanian dan Pendamping Lapangan
    Tenaga teknis yang membimbing petani dan ingin meningkatkan kemampuan mentoring terkait kewirausahaan dan pengembangan usaha tani.
  5. Pelaku Usaha Agribisnis dan UMKM Pertanian
    Pengusaha yang ingin meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha, strategi pemasaran, diversifikasi produk, dan penerapan teknologi di pertanian.
  6. Aparatur Pemerintah Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan
    Staf instansi pemerintah yang menangani program pengembangan usaha tani, kewirausahaan petani, dan pemberdayaan ekonomi pedesaan.
  7. Organisasi Non-Governmental (NGO) dan Lembaga Pendamping Pertanian
    Pihak yang bekerja dalam pemberdayaan petani, pelatihan agribisnis, dan pengembangan kapasitas ekonomi komunitas tani.
  8. Guru dan Tenaga Pendidik Pertanian
    Tenaga pengajar di sekolah pertanian atau lembaga pelatihan yang ingin membekali peserta didik dengan keterampilan kewirausahaan pertanian.
  9. Start-up dan Inovator Teknologi Pertanian
    Pengembang teknologi atau aplikasi pertanian yang ingin memastikan inovasi mereka dapat diadopsi secara optimal oleh petani dan pelaku agribisnis.
  10. Calon Pemimpin Komunitas atau Kelompok Tani
    Individu yang ingin mengembangkan kapasitas kepemimpinan sekaligus kemampuan wirausaha untuk mendorong keberlanjutan usaha tani di komunitasnya.

INSTRUKTUR/ TRAINER TRAINING MANAJEMEN USAHA TANI JAKARTA

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

METODE TRAINING DIGITALISASI PERTANIAN BANDUNG

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

LOKASI TRAINING AGRIBISNIS PERTANIAN BALI

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

JADWAL TRAINING KURSUS AGRO TAHUN 2026

  • Januari : 20 – 21 Januari 2026
  • Februari : 24 – 25 Februari 2026
  • Maret : 05 – 06 Maret 2026
  • April : 23 – 24 April 2026
  • Mei : 19 – 20 Mei 2026
  • Juni : 23 – 24 Juni 2026
  • Juli : 23 – 24 Juli 2026
  • Agustus : 27 – 28 Agustus 2026
  • September : 15 – 16 September 2026
  • Oktober : 20 – 21 Oktober 2026
  • November : 17 – 18 November 2026
  • Desember : 15 – 16 Desember 2026

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

INVESTASI TRAINING AGRIBISNIS PERTANIAN ONLINE TAHUN INI :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group

(Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page