TRAINING PENGERINGAN DAN PENYIMPANAN GABAH JOGJA

DESKRIPSI PELATIHAN PENGERINGAN DAN PENYIMPANAN GABAH

Pelatihan Pengeringan dan Penyimpanan Gabah memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kualitas, kuantitas, dan nilai ekonomi hasil panen padi. Setelah proses panen, gabah masih mengandung kadar air yang relatif tinggi dan sangat rentan terhadap kerusakan apabila tidak segera ditangani dengan metode pengeringan dan penyimpanan yang tepat. Kesalahan dalam proses ini sering menyebabkan penurunan mutu gabah, seperti munculnya jamur, bau apek, perubahan warna, hingga serangan hama gudang yang berujung pada susut hasil dan kerugian ekonomi bagi petani.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman teknis tentang standar kadar air gabah yang aman, teknik pengeringan alami maupun mekanis, serta pemilihan metode yang sesuai dengan kondisi lapangan dan skala usaha. Selain itu, pelatihan pengeringan dan penyimpanan gabah juga penting untuk meningkatkan daya saing hasil pertanian. Gabah yang dikeringkan dan disimpan dengan benar akan menghasilkan beras dengan kualitas lebih baik, rendemen tinggi, serta umur simpan yang lebih panjang.

Hal ini sangat berpengaruh terhadap harga jual dan peluang akses pasar, baik pasar lokal maupun industri penggilingan dan distribusi yang mensyaratkan standar mutu tertentu. Pelatihan ini juga membantu peserta memahami manajemen penyimpanan, termasuk pengaturan ventilasi, pengendalian suhu dan kelembapan, serta pencegahan kehilangan akibat hama dan kerusakan fisik. Dengan keterampilan yang tepat, petani dan pelaku usaha pertanian dapat menekan kehilangan pascapanen, meningkatkan efisiensi usaha, dan memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan.

TRAINING PENGERINGAN DAN PENYIMPANAN GABAH JOGJA

TUJUAN DAN MANFAAT PELATIHAN PENGERINGAN DAN PENYIMPANAN GABAH

TUJUAN PELATIHAN PENGERINGAN DAN PENYIMPANAN GABAH

  1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menangani gabah pascapanen secara tepat dan sesuai standar mutu.
  2. Memberikan pemahaman tentang pentingnya pengendalian kadar air gabah untuk mencegah kerusakan dan penurunan kualitas.
  3. Melatih peserta dalam menerapkan teknik pengeringan gabah yang efektif, baik secara tradisional maupun menggunakan alat mekanis.
  4. Membekali peserta dengan kemampuan memilih dan mengelola sistem penyimpanan gabah yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
  5. Mengurangi tingkat kehilangan hasil (losses) pascapanen akibat jamur, hama gudang, dan kesalahan penanganan.
  6. Mendorong peningkatan nilai tambah dan daya saing gabah melalui penerapan praktik pascapanen yang baik.

MANFAAT PELATIHAN PENGERINGAN DAN PENYIMPANAN GABAH

  1. Menjaga kualitas gabah tetap optimal sehingga menghasilkan beras dengan mutu dan rendemen yang lebih tinggi.
  2. Memperpanjang masa simpan gabah tanpa menurunkan kualitas fisik dan kandungan nutrisinya.
  3. Mengurangi risiko kerugian ekonomi akibat susut bobot, pembusukan, dan serangan organisme pengganggu.
  4. Meningkatkan efisiensi usaha tani melalui pengelolaan pascapanen yang lebih terencana dan terukur.
  5. Membantu petani memperoleh harga jual yang lebih baik karena gabah memenuhi standar pasar dan industri.
  6. Mendukung ketahanan pangan dengan memastikan ketersediaan gabah berkualitas sepanjang waktu.
  7. Meningkatkan profesionalisme petani dan pelaku usaha pertanian dalam manajemen pascapanen.

MATERI PELATIHAN PENGERINGAN DAN PENYIMPANAN GABAH

  1. Pengantar Pascapanen Gabah
    • Peran penanganan pascapanen dalam menjaga mutu gabah
    • Dampak kesalahan pengeringan dan penyimpanan terhadap kualitas dan harga
  2. Karakteristik Gabah dan Standar Mutu
    • Struktur dan sifat fisik gabah
    • Kadar air ideal gabah untuk penyimpanan
    • Standar mutu gabah konsumsi dan industri
  3. Prinsip Dasar Pengeringan Gabah
    • Tujuan dan manfaat pengeringan
    • Pengaruh kadar air terhadap mutu dan daya simpan gabah
    • Risiko pengeringan yang tidak tepat
  4. Metode Pengeringan Gabah
    • Pengeringan alami (penjemuran)
    • Pengeringan mekanis (dryer)
    • Perbandingan kelebihan dan kekurangan masing-masing metode
  5. Teknik Pengeringan yang Efektif dan Aman
    • Persiapan gabah sebelum dikeringkan
    • Pengaturan waktu, suhu, dan ketebalan hamparan
    • Pencegahan retak dan penurunan mutu gabah
  6. Peralatan dan Teknologi Pengeringan
    • Alat pengering tradisional dan modern
    • Pemilihan alat sesuai skala usaha dan kondisi lapangan
    • Perawatan dan keselamatan kerja alat pengering
  7. Prinsip Dasar Penyimpanan Gabah
    • Tujuan dan fungsi penyimpanan
    • Faktor yang memengaruhi kualitas selama penyimpanan
    • Lama simpan gabah yang aman
  8. Sistem dan Sarana Penyimpanan Gabah
    • Gudang penyimpanan konvensional
    • Penyimpanan dalam karung dan silo
    • Standar kebersihan dan sanitasi gudang
  9. Pengendalian Hama dan Penyakit Gudang
    • Jenis hama dan jamur penyebab kerusakan gabah
    • Teknik pencegahan dan pengendalian terpadu
    • Penggunaan pestisida gudang yang aman dan tepat
  10. Manajemen Gudang dan Monitoring Mutu
    • Pencatatan stok dan rotasi gabah
    • Monitoring kadar air dan kondisi lingkungan
    • Tindakan korektif saat terjadi penurunan mutu
  11. Keselamatan Kerja dan Aspek Kesehatan
    • Risiko kerja dalam pengeringan dan penyimpanan
    • Penggunaan alat pelindung diri
    • Prosedur kerja aman di gudang gabah
  12. Praktik Lapangan dan Studi Kasus
    • Simulasi pengeringan gabah
    • Praktik pengelolaan gudang penyimpanan
    • Analisis kasus kerusakan gabah di lapangan
  13. Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut
    • Evaluasi hasil pelatihan
    • Penyusunan rencana penerapan di lokasi masing-masing
    • Diskusi kendala dan solusi implementasi

PESERTA PELATIHAN PENGERINGAN DAN PENYIMPANAN GABAH

  1. Petani Padi
    • Petani kecil, menengah, dan besar yang mengelola usaha tani padi
    • Petani yang sering mengalami penurunan mutu atau susut hasil pascapanen
  2. Kelompok Tani dan Gapoktan
    • Pengurus dan anggota kelompok tani padi
    • Pengelola lumbung pangan desa dan unit usaha pascapanen
  3. Pengelola Penggilingan Padi
    • Operator dan manajer penggilingan padi skala kecil hingga besar
    • Pelaku usaha yang bertanggung jawab terhadap mutu gabah sebelum digiling
  4. Pelaku Usaha Pascapanen Pertanian
    • Pengelola gudang gabah
    • Penyedia jasa pengeringan dan penyimpanan gabah
  5. Koperasi Pertanian
    • Pengurus koperasi tani yang mengelola pembelian dan penyimpanan gabah
    • Unit usaha koperasi di bidang pascapanen dan distribusi beras
  6. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)
    • Penyuluh yang mendampingi petani dalam penanganan pascapanen
    • Fasilitator program peningkatan mutu hasil padi
  7. BUMDes dan Pengelola Lumbung Desa
    • Pengelola usaha pangan desa berbasis gabah dan beras
    • Penanggung jawab stok dan ketahanan pangan desa
  8. Pelaku UMKM Berbasis Beras
    • Produsen beras kemasan
    • UMKM pengolah hasil padi yang membutuhkan bahan baku bermutu
  9. Staf Dinas Pertanian dan Instansi Terkait
    • Aparatur yang menangani program pascapanen dan ketahanan pangan
    • Pelaksana program bantuan alat pengering dan gudang
  10. Akademisi dan Mahasiswa Pertanian
    • Dosen dan peneliti bidang pascapanen
    • Mahasiswa yang mempelajari teknologi pascapanen padi

INSTRUKTUR/ TRAINER TRAINING METODE PENGERINGAN GABAH JAKARTA

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

METODE TRAINING PROSEDUR KERJA AMAN DI GUDANG GABAH BANDUNG

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

LOKASI TRAINING TEKNOLOGI PENGERINGAN BALI

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

JADWAL TRAINING KURSUS AGRO TAHUN 2026

  • Januari : 20 – 21 Januari 2026
  • Februari : 24 – 25 Februari 2026
  • Maret : 05 – 06 Maret 2026
  • April : 23 – 24 April 2026
  • Mei : 19 – 20 Mei 2026
  • Juni : 23 – 24 Juni 2026
  • Juli : 23 – 24 Juli 2026
  • Agustus : 27 – 28 Agustus 2026
  • September : 15 – 16 September 2026
  • Oktober : 20 – 21 Oktober 2026
  • November : 17 – 18 November 2026
  • Desember : 15 – 16 Desember 2026

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

INVESTASI TRAINING TEKNOLOGI PENGERINGAN ONLINE TAHUN INI :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group

(Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page