TRAINING PENYULUHAN PERTANIAN JOGJA

DESKRIPSI PELATIHAN PENYULUHAN PERTANIAN

Pelatihan Penyuluhan Pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat kapasitas petani, penyuluh, dan tenaga teknis lapangan dalam mentransfer pengetahuan, teknologi, dan praktik pertanian yang efektif dan berkelanjutan. Penyuluhan pertanian bukan sekadar memberikan informasi, tetapi juga membangun kemampuan komunikasi, pemecahan masalah, dan pendampingan yang sistematis agar petani mampu menerapkan teknologi dan metode budidaya dengan tepat. Pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman mengenai prinsip penyuluhan, strategi transfer teknologi, metode demonstrasi lapangan, dan pendekatan partisipatif untuk meningkatkan keterlibatan petani. Selain itu, peserta juga dilatih untuk mengidentifikasi masalah nyata di lapangan, menyusun rencana penyuluhan, dan mengevaluasi keberhasilan program penyuluhan secara sistematis.

Dengan kompetensi yang diperoleh, penyuluh pertanian dapat membantu petani meningkatkan produktivitas, kualitas hasil pertanian, serta efisiensi penggunaan input produksi seperti pupuk, pestisida, dan air. Pelatihan ini juga menekankan penerapan prinsip pertanian berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam secara bijak, serta adaptasi terhadap perubahan iklim dan tantangan pasar. Dengan demikian, peserta tidak hanya mampu menyampaikan pengetahuan teknis, tetapi juga membangun kapasitas petani untuk berinovasi, mengambil keputusan tepat, dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. Pelatihan Penyuluhan Pertanian menjadi fondasi penting bagi pembangunan pertanian yang modern, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat jejaring antara penyuluh, petani, dan pelaku agribisnis di tingkat lokal maupun nasional.

TRAINING PENYULUHAN PERTANIAN JOGJA

TUJUAN DAN MANFAAT PELATIHAN PENYULUHAN PERTANIAN

TUJUAN PELATIHAN PENYULUHAN PERTANIAN

  1. Memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip dan metode penyuluhan pertanian.
  2. Membekali peserta dengan keterampilan komunikasi dan transfer teknologi yang efektif.
  3. Melatih peserta untuk menyusun rencana penyuluhan dan strategi pendampingan petani.
  4. Meningkatkan kemampuan identifikasi masalah di lapangan dan penyusunan solusi berbasis teknologi pertanian.
  5. Mengajarkan evaluasi keberhasilan program penyuluhan secara sistematis.
  6. Mendorong penerapan pertanian berkelanjutan, efisien, dan ramah lingkungan.
  7. Menyiapkan peserta untuk membangun jejaring antara penyuluh, petani, dan pelaku agribisnis.

MANFAAT PELATIHAN PENYULUHAN PERTANIAN

  1. Peserta mampu melakukan penyuluhan secara profesional dan efektif kepada petani.
  2. Produktivitas dan kualitas hasil pertanian meningkat melalui penerapan teknologi dan praktik budidaya yang tepat.
  3. Petani menjadi lebih mandiri dan mampu mengambil keputusan berbasis informasi dan pengetahuan.
  4. Penggunaan input produksi seperti pupuk, pestisida, dan air menjadi lebih efisien dan optimal.
  5. Peningkatan kapasitas petani dan keberlanjutan praktik pertanian di lahan mereka.
  6. Peserta mampu membangun hubungan harmonis dan jejaring kerja antara petani, penyuluh, dan stakeholder terkait.
  7. Memperkuat sistem pendampingan dan transfer teknologi untuk mendukung pertanian modern dan berdaya saing tinggi.

MATERI PELATIHAN PENYULUHAN PERTANIAN

  1. Pengantar Penyuluhan Pertanian

    • Definisi dan tujuan penyuluhan pertanian
    • Peran penyuluh dalam pembangunan pertanian
    • Tantangan dan peluang dalam penyuluhan modern
  2. Prinsip dan Metode Penyuluhan

    • Prinsip komunikasi efektif dalam penyuluhan
    • Metode penyuluhan tradisional dan modern
    • Pendekatan partisipatif dan berbasis komunitas
  3. Perencanaan Program Penyuluhan

    • Identifikasi kebutuhan petani dan masalah lapangan
    • Penyusunan rencana kegiatan penyuluhan
    • Penentuan tujuan, sasaran, dan indikator keberhasilan
  4. Teknik Transfer Teknologi

    • Demonstrasi lapangan (field demo) dan praktik langsung
    • Pelatihan kelompok dan individu
    • Penggunaan media cetak, digital, dan audio visual
  5. Pendampingan dan Fasilitasi Petani

    • Strategi membimbing petani dalam penerapan teknologi
    • Penyelesaian masalah di lapangan secara praktis
    • Peningkatan kemandirian petani melalui coaching
  6. Pengelolaan Data dan Evaluasi Penyuluhan

    • Monitoring kegiatan dan pencatatan hasil penyuluhan
    • Analisis dampak terhadap produktivitas dan praktik pertanian
    • Teknik evaluasi keberhasilan program penyuluhan
  7. Penerapan Pertanian Berkelanjutan dalam Penyuluhan

    • Edukasi praktik ramah lingkungan dan konservasi sumber daya
    • Adaptasi terhadap perubahan iklim dan tantangan pasar
    • Integrasi prinsip pertanian berkelanjutan dalam program penyuluhan
  8. Studi Kasus dan Praktik Lapangan

    • Simulasi kegiatan penyuluhan dan demonstrasi teknologi
    • Analisis kasus nyata di lapangan
    • Diskusi solusi inovatif dan adaptif untuk petani
  9. Strategi Optimalisasi Penyuluhan Pertanian

    • Integrasi komunikasi, teknologi, dan pendampingan
    • Peningkatan efektivitas transfer teknologi dan jejaring kerja
    • Perencanaan jangka panjang untuk pembangunan pertanian berkelanjutan

PESERTA PELATIHAN PENYULUHAN PERTANIAN

  1. Penyuluh Pertanian Lapangan
    Tenaga teknis yang secara langsung membimbing petani dalam penerapan praktik budidaya, pemupukan, irigasi, dan pengendalian hama/penyakit.
  2. Petani dan Kelompok Tani
    Petani yang ingin meningkatkan kemampuan memahami teknologi baru dan menerapkannya secara optimal di lahan mereka, sekaligus menjadi agen perubahan di komunitasnya.
  3. Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)
    Kelompok yang mengelola lahan kolektif dan membutuhkan strategi penyuluhan serta pendampingan yang sistematis untuk meningkatkan produktivitas.
  4. Mahasiswa dan Lulusan Pertanian, Agribisnis, atau Lingkungan
    Calon profesional yang ingin memahami metode penyuluhan, transfer teknologi, dan praktik komunikasi pertanian yang efektif.
  5. Pelaku Usaha Agribisnis dan UMKM Pertanian
    Pengusaha yang ingin meningkatkan pengetahuan tentang transfer teknologi, pengembangan kapasitas petani, dan peningkatan kualitas produk pertanian.
  6. Start-up dan Inovator Teknologi Pertanian
    Pengembang solusi digital, aplikasi, atau alat pertanian yang ingin memahami praktik penyuluhan agar inovasi mereka lebih mudah diterapkan oleh petani.
  7. Aparatur Pemerintah Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan
    Staf instansi yang menangani program peningkatan kapasitas petani, modernisasi pertanian, dan pengembangan sistem penyuluhan
  8. Organisasi Non-Governmental (NGO) dan Komunitas Lingkungan
    Pihak yang mendukung edukasi pertanian, konservasi sumber daya, dan praktik pertanian berkelanjutan melalui pendampingan dan penyuluhan.
  9. Guru dan Tenaga Pendidik Pertanian
    Tenaga pengajar di sekolah pertanian atau lembaga pelatihan yang ingin meningkatkan metode pembelajaran dan pendampingan praktis kepada peserta didik.
  10. Konsultan Pertanian dan Ahli Manajemen Produksi
    Profesional yang memberi advis atau konsultasi terkait transfer teknologi, manajemen produksi, dan optimalisasi praktik pertanian.

INSTRUKTUR/ TRAINER TRAINING MODERNISASI PERTANIAN JAKARTA

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

METODE TRAINING TEKNIK TRANSFER TEKNOLOGI BANDUNG

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

LOKASI TRAINING PEMBERDAYAAN PETANI BALI

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

JADWAL TRAINING KURSUS AGRO TAHUN 2026

  • Januari : 20 – 21 Januari 2026
  • Februari : 24 – 25 Februari 2026
  • Maret : 05 – 06 Maret 2026
  • April : 23 – 24 April 2026
  • Mei : 19 – 20 Mei 2026
  • Juni : 23 – 24 Juni 2026
  • Juli : 23 – 24 Juli 2026
  • Agustus : 27 – 28 Agustus 2026
  • September : 15 – 16 September 2026
  • Oktober : 20 – 21 Oktober 2026
  • November : 17 – 18 November 2026
  • Desember : 15 – 16 Desember 2026

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

INVESTASI TRAINING PEMBERDAYAAN PETANI ONLINE TAHUN INI :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group

(Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page