pelatihan best practice mikrobiologi pertanian

DESKRIPSI PELATIHAN BEST PRACTICE MICROBIOLOGI PERTANIAN 

Pelatihan best practice mikrobiologi pertanian merupakan langkah penting dalam memastikan keberhasilan dan produktivitas sektor pertanian. Dengan mengaplikasikan praktik terbaik dalam mikrobiologi pertanian, petani dapat mengoptimalkan kesehatan tanah, meningkatkan kualitas tanaman, dan mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya. Pelatihan ini memberikan pemahaman tentang ekologi mikroba tanah dan interaksi mereka dengan tanaman, membantu mengembangkan strategi pengelolaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Lebih lanjut, pengetahuan tentang mikrobiologi pertanian juga meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit dan perubahan lingkungan. Dengan demikian, pelatihan praktik terbaik dalam mikrobiologi pertanian berperan krusial dalam menciptakan sistem pertanian yang efisien, berkelanjutan, dan berdampak positif pada kesehatan manusia dan lingkungan.

TUJUAN PELATIHAN BEST PRACTICE MICROBIOLOGI PERTANIAN

Tujuan utama pelatihan ini mungkin meliputi:

  1. Pemahaman Mikrobiologi Pertanian.
  2. Aplikasi Praktis.
  3. Pengelolaan Kesehatan Tanah.
  4. Peningkatan Produktivitas Tanaman.
  5. Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman.
  6. Pertanian Berkelanjutan.
  7. Kelestarian Lingkungan.
  8. Inovasi dalam Penelitian Mikrobiologi Pertanian.
  9. Keterampilan Praktis.
  10. Kolaborasi dan Jaringan.

MATERI PELATIHAN BEST PRACTICE MICROBIOLOGI PERTANIAN

Berikut adalah beberapa contoh materi yang dapat dimasukkan dalam pelatihan tersebut:

  1. Pengenalan Mikrobiologi Pertanian:
    • Pentingnya mikrobiologi dalam pertanian
    • Peran mikroorganisme dalam ekosistem tanah
  2. Ekologi Mikroba Tanah:
    • Keanekaragaman mikroba tanah
    • Interaksi mikroba dengan tanaman dan lingkungan
  3. Mikroorganisme Pemacu Pertumbuhan Tanaman:
    • Rhizobakteri dan mikoriza arbuskular
    • Hormon pertumbuhan tumbuhan yang diproduksi oleh mikroba
  4. Pengendalian Hayati dan Mikroba Patogen Tanaman:
    • Pengenalan pengendalian hayati
    • Penggunaan mikroorganisme antagonis untuk mengendalikan penyakit tanaman
  5. Kompos dan Pupuk Hayati:
    • Proses pembuatan kompos
    • Manfaat pupuk hayati dalam meningkatkan kesuburan tanah
  6. Bioremidiasi Tanah:
    • Penggunaan mikroorganisme untuk mendegradasi polutan dalam tanah
  7. Penerapan Teknologi Mikrobiologi Pertanian:
    • Inokulasi mikroba tanah pada sistem pertanian
    • Metode aplikasi mikroba yang efektif
  8. Monitoring dan Evaluasi:
    • Teknik analisis mikroba tanah
    • Penilaian dampak penggunaan mikroba pada produktivitas pertanian
  9. Keberlanjutan dan Dampak Lingkungan:
    • Manfaat lingkungan dari penggunaan mikroba dalam pertanian
    • Penerapan pertanian berkelanjutan melalui mikrobiologi
  10. Studi Kasus dan Praktik:
    • Contoh penggunaan mikroba dalam berbagai jenis pertanian
    • Demonstrasi aplikasi mikroba dalam situasi nyata

Materi-materi tersebut dapat disesuaikan dengan tingkat pengetahuan dan kebutuhan peserta pelatihan, serta fokus spesifik yang diinginkan dalam pelatihan best practice mikrobiologi pertanian.

PESERTA PELATIHAN BEST PRACTICE MICROBIOLOGI PERTANIAN

pelatihan best practice mikrobiologi pertanian

Berikut adalah beberapa kelompok peserta yang mungkin membutuhkan pelatihan ini:

  1. Petani.
  2. Ahli Pertanian.
  3. Pengelola Pertanian.
  4. Mahasiswa Pertanian dan Biologi.
  5. Pemerintah dan Lembaga Penelitian Pertanian.
  6. Konsultan Pertanian.
  7. Organisasi Lingkungan dan Pertanian Berkelanjutan.
  8. Pengusaha Agroteknologi.
  9. Masyarakat Umum.

Peserta-peserta ini dapat mengambil manfaat dari pelatihan best practice mikrobiologi pertanian untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan mikroorganisme dalam pertanian guna mencapai hasil yang lebih baik secara ekonomi dan lingkungan.

INSTRUKTUR PELATIHAN BEST PRACTICE MICROBIOLOGI PERTANIAN

Instruktur yang mengajar pelatihan best practice mikrobiologi pertanian ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang best practice mikrobiologi pertanian baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

JADWAL TRAINING 2023

Januari : 10-11 Januari 2023
Februari : 7-8 Februari 2023
Maret : 7-8 Maret 2023
April : 18-19 April 2023
Mei : 16-17 Mei 2023
Juni : 6-7 Juni 2023
Juli : 11-12 Juli 2023
Agustus : 22-23 Agustus 2023
September : 12-13 September 2023
Oktober : 10-11 Oktober 2023
November : 7-8 November 2023
Desember : 5-6 Desember 2023

Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Lokasi Pelatihan :

  • Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro (6.000.000 IDR / participant)
  • Jakarta, Hotel Amaris Tendean (6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung, Hotel Golden Flower (6.500.000 IDR / participant)
  • Bali, Hotel Ibis Kuta (7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok, Hotel Jayakarta (7.500.000 IDR / participant)

Investasi Pelatihan tahun 2023 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan di pusat training untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page